Rabu, 07 Maret 2012

Cara Mengembalikan Partisi Yang Hilang



Proses Mengembalikan Partisi Yang Hilang

Kadang-kadang sering terjadi kehilangan partisi pada saat kita menukar sistem operasi dari windows 7 ke windows XP, atau membuat partisi baru menggunakan program default pada windows 7. Hal ini sering tidak asing lagi terjadi. Jangan kwatir kehilangn partisi karena data nya penting-penting semua.... Apalagi di partisi tersebut ada data skripsi, tugas akhir, atau data kenangan terindah bersama si DIA.... he..he... Dan Kemungkinan besar, Insya Allah partisi dan data nya kembali...
Berdoa jangan lupa, mudah-mudahan 100% partisi dan Data anda kembali... 
Tool atau Software yang kita coba gunakan adalah Test Disk, walau masih banyak tool-tool lain nya... Gak ada salah nya kita coba tool ini. Silahkan downlaod disini : TestDisk. atau juga bisa menggunakan Hirens.BootCD.10.6.
Untuk Hirens anda boleh menggunakan Versi ke atas nya. Di dalam Hirens bootCD, banyak sekali tool-tool penting yang tidak sadar ada tool yang kita cari. 
Ok. Langkah-Langkah nya:
  1. Rubah pengaturan BIOS anda, rubah booting nya ke DVD room atau Flash Disk yang menggunakan hirens boot flash disk. ( cara nya tekan F2 / F12 pada laptop dan DEL pada komputer).
  2. Setelah kita masuk ke BIOS (seperti tampilan dibawah ini), kita bisa mulai mengatur urutan proses booting.
 
3. Cari Menu BOOT, jika tidak ada, cari di menu lain yang didalamnya ada keterangan seperti : Boot,   Booting, Boot Order, Boot Priority dan sebagainya.

4. Jika USB Flashdisk sudah dipasang dan BIOS juga mendukung pengenalan USB, seharusnya akan tampil seperti berikut:
 Untuk BIOS tertentu, seperti misalnya AMI BIOS, hanya ada 1st Boot dan 2nd Boot, sehingga mungkin USB Flashdisk tidak akan langsung tampil di pilihan/urutan booting.


maka perlu di cek di pilihan lain, masih di menu utama BOOT, disini adalah Hard Disk Drives. Pastikan USB Flashdisk dipindahkan di urutan pertama.




5. Selanjutnya ubah agar Flahsdisk berada di urutan pertama di urutan booting ( biasanya ada keterangan Boot Priority Order, Boot Device Priority dan sejenisnya).




6.Setelah selesai, lihat menu Exit dan Pilih menu Exit Saving Changes atau Save Changes and Exit
 
 7. Pengaturan akan tersimpan dan komputer akan restart, selanjutnya komputer pertama kali akan membaca USB Flashdisk.
 NB:
Jika flashdisk sudah dimasukkan tetapi tidak terdeteksi, ada beberapa kemungkinan, seperti: BIOS belum mendukung teknologi untuk mendeteksi USB sebagai media booting. Kemungkinan kedua adalah Flashdisknya mengalami kerusakan atau perlu di set agar USB Flashdisk dideteksi sebagai Hard drives, seperti contoh di atas.

Oke. Tahap Selanutnya cara bagaimana Proses menggunakan Test Disk:

  1. Setelah masuk ke booting flash disk hirens or CD hirens, ada beberapa pilihan. Biar lebih mudah masuk saja ke option " Mini Windows XP " agar lebih mudah dan memiliki tampilan GUI.
  2. Tunggu beberapa saat sampai tampilan windows mini XP bener-bener sudah siap.
  3. Pada TRY ICON di bagian bawah sebelah kanan ada ICON berlambang Obeng dan Kunci (HBCD Menu nama nya).
  4. Klik, pilih Recovery, Pilih TestDisk. Tunggu beberapa saat sampai keluar Windows Command Prompt.
  5. Setelah muncul pilih Create (gerakan menggunakan tanda panah di keybord atas atau bawah), Enter, Pilih Hardisk yang kita gunakan (ingat jangan salah pilih, biasa nya keluar tulisan merk HDD).  
  6.  Pilih Proceed, tekan enter, pilih type tabel partisi, Jika menggunakan Windows pilih "Intel"
  7. kemudian Enter, pilih Analyse, enter, pilih Quick Search (jika anda ingin mencari partisi yang hilang dan structur hardisk), enter, Tunggu Proses sampai selesai 100%.
  8. Selanjutnya pilih dan enter Backup (untuk melanjutkan proces selanjutnya), Selanjut nya kita dapat melakukan beberapa perintah list pada partisi-partisi yang muncul.
  9. Keterangan : Tanda bintang " * " untuk menandakan primary bootable (ingat bootable anda dimana, dan biasa di C pada windows XP dan pada Windows 7 pada partisi bootable nya bukan di C nya atau D mamupun E), Tanda " P " untuk menandakan Partisi Primary, Tanda " L " untuk menandakan partisi Logical, Tanda " D " untuk menadakan partisi DELETE atau menghapus partisi.
  10. Jika hasil process dan pada tampilan partisi sudah sesuai dengan keterangan maka dibiarkan saja, jika belum sesuai mana partisi Bootable, Primary, dan logical maka tandailah dengan menekan tombol panah kanan / kiri di keyboard untuk merubah nya. Dan tanda panah keatas dan bawah untuk memilih partisi yang akan kita tandai.
  11. Tekan " P " pada keyboard untuk melihat isi partisi yaitu data-data anda, dan tekan " Q " untuk keluar.
  12. Untuk melanjutkan proces tekan enter pada partisi " C ". Selanjut nya akan ada pilihan : Deeper Search dan Write. Jika anda ingin melanjutkan pencarian partisi lebih detail dan dalam lagi atau belum ketemu semua partisi pilih " Deeper Search ". Jika sudah ketemu semua partisi nya, maka langsung aja pilih " Write " ( untuk langsung mengembalikan stuktur partisi hardisk seperti semula.
  13. Setelah Itu ada konfirmasi untuk pembuatan tabel partisi, maka tekan " Y " pada keyboard untuk mengkonfirmasi.
        
Tahap Selanjutnya proces pengembalian partisi  selesai akan di minta Reboot atau Restart Laptop atau PC Anda. Setelah process selesai Enjoy... Tersenyum, Alhamdulillah Insya Allah partisi hardisk laptop / PC anda kemabali.
NB:
Ini sudah saya coba menggunakan Laptop Acer Aspire 4739 menggunakan Windows 7 (seven) yang rencana akan saya rubah ke Windows XP, tetapi partisi nya hilang akibat karena saya ingin menambah partisi baru atau MERISIZE menggunakan Easus partisi tetapi gagal setelah di create kembali pada windows 7 nya. kemudian saya masukan CD Windows XP dan booting berjalan, sampai ke menu bagian partisi penginstalan windows XP, saya create partisi yang saya tambah tadii, eh... tiba-tiba berubah partisi menjadi 2 yang sebelum nya ada 5 tabel partisi dengan yang baru saya tambah tadi, yaitu : partisi bootable windows 7 dan partisi extended. Kemudian kepala menjadi pusing, fikiran gak tenang saya google lah... akhir nya saya dapatkan. dan saya gunakan menggunakan Tool yang Bernama " TESTDISK " pada Hirens BootCD menggunakan Flash Disk. Syukur Alhamdulliah data Tugas Akhir dan Skripsi saya kembali lagi bersama Partisi nya. Aminn...

 Mohon Komentar kerabat semua nya.

Sumber-sumber lain nya wajib anda baca cara mengembalikan partisi yang hilang ada disini :






    4 komentar:

    1. lengkap banget maz.,., terima kasih banyak banyak, tutorial nya lengkap dan jelas and mudah di mengerti., akhirnya saya dapat juga cara mngembalikan hardisk tmen saya yang unallocated., heheh mampir jga ya ke blog saya.,.,

      BalasHapus
    2. mas tolong dibantu yah..
      gini, awalnya saya OS laptop saya win8 kemudian sya ganti menjadi linux mint, pada proses instalasi tidak terdapat rincian partisi untuk instalasi, proses berjalan lancar. setelah proses instalasi selesai, partisi sya hilang (drive yang di win8) yaitu drive D dan E.
      tolong mas yah gmna solisuinya...?

      BalasHapus
    3. Alhamdulillah.... kembali bernafas legaa.....terimakasih banyak tutorialnya mas, sangat membantu..

      BalasHapus
    4. Ini data-daya yang ada di partisi yang hilang itu kembali juga nda mas...???
      terimakasih

      BalasHapus